Kamis, 22 November 2012

Belajar Kesabaran dan Ketulusan

Satu tahun satu bulan tujuh belas hari sudah saya lewati tanpa dia, tapi kenapa sulit sekali bagi hati untuk memulai lagi. Potongan kenangan, indah maupun perih muncul perlahan-lahan, membuat hati yang sudah pulih terluka lagi. Belakangan saya dengar, dia sudah sangat bahagia dengan kisah terbarunya. Sementara saya masih di sini sendiri terpuruk dengan setumpuk kenangan yang seakan tak bisa habis ini. Mencoba membuka hati dengan yang lain, sempat hampir terpaut namun akhirnya lepas dan sedih datang kembali. Beberapa teman mencoba untuk membantu saya membuka hati, namun sepertinya memang bukan mereka pemilik hati, ragu dan kecewa lagi. Saya iri dengan dia yang dengan begitu mudahnya bisa melupakan saya sementara saya untuk memulai melupakan saja sangat susah. Kalau ditanya kapan saya bisa benar-benar membuka hati lagi dan kepada siapa, jujur sampai detik ini saya tidak punya bayangannya. Saya hanya berpikir mungkin Tuhan sedang mengajarkan saya arti kesabaran dan ketulusan dalam kehidupan. Sabar berharap dan yakin akan rancangan terbaik Tuhan, termasuk di dalamnya belajar menghormati waktu Tuhan. Dia juga mengajarkan saya tentang ketulusan, ketulusan untuk ikut berbahagia melihat orang yang kita cintai bahagia, walaupun bukan bersama kita. Semoga saya bisa menikmati proses belajar kesabaran dan ketulusan ini, kuatkan dan tolong saya Tuhan.. :')

Senin, 23 Juli 2012

Sing sabar yo nduk..

"Ngenes adalah saat mantan bermesraan dengan pacar barunya dan sang gebetan malah ingetnya sama sahabat kita". #tratakdungces  Begitulah kira-kira tweet saya kemarin sore. Entah kenapa akhir-akhir ini saya suka curhat di social media. Kesepian mungkin bisa jadi alasan utamanya. Saya sedih bukan karena saya ga direspon spesial sama sang gebetan, saya sedih karena saya ga begitu bisa catch his attention pas pertama kali kenal. Bukannya apa, saya ini tipikal cewek yang pemalu dan cenderung lebih doyan diajak ngobrol ketimbang ngajak ngobrol orang yang baru dikenal. Ga lama kemudian, saya dapat kabar dari sahabat saya kalo sang gebetan ingetnya sama sahabat saya yang satu lagi. Hmm, apa segitu randomnya saya ya sampe ga bisa diinget gitu? Yah, let it flow aja lah.. Kalo jodoh sama si mas itu ya ada aja jalannya, kalo bukan ya berarti ada yang lebih baik dari mas itu.. Bersyukur doe bersyukur.. Wong sejatine urip kuwi mung ngelakoni skenario saking Gusti Pangeran.. Sing sabar yo nduk..

Jumat, 13 Juli 2012

Speaking of success

How come the meaning of success depends on the place where we work?
If we work as a civil servant in some 'gorgeous' ministries then they'll be more proud of us. If we work for state owned companies, people will give more respect to us, they will think that we will always have brilliant ideas.
I DON'T GET IT..
For me, success is a courage to be honest for enjoying our journeys to become the best of ourselves. I believe one thing, God doesn't make a junk. He made us for purpose that only us can fulfill it.
Success isn't a matter of place where we work. It is a matter of honesty and courage to become the best of ourselves for fulfilling God's purpose. ♥

Rabu, 06 Juni 2012

Congrats my big tiny sist!

6 Juni 2012 adalah tanggal yang sangat bersejarah buat kakak saya. Tepat di malam hari ketika perjalanan pulang dari kantor ke rumah, kakak ditelepon oleh pihak HRD salah satu perusahaan televisi swasta di Indonesia. Kakak dinyatakan berhasil melalui serangkaian tes dan resmi menjadi bagian dari salah satu perusahaan televisi swasta itu. Puji Tuhan, doa kita semua didengar oleh Tuhan. Bahagia bercampur deg2an meliputi perasaan kakak. Aku juga sangat senang karena kakak yang selama ini sedih karena merasa seperti tidak menjadi dirinya sendiri dalam melakukan pekerjaannya di kantor sebelumnya akhirnya mendapat kesempatan untuk berkarya di perusahaaan televisi swasta impian dia. Aku bersyukur sekali kepada Tuhan Maha Pengasih dan Maha Pemeluk Mimpi. Satu langkah lagi telah Kau buka bagi kakak untuk mencapai impiannya.
Banyak hal yang bisa aku petik dari kabar gembira ini. Aku menyaksikan sendiri betapa Tuhan benar-benar menyertai langkah umatNya yang tak pernah menyerah untuk mewujudkan impian-impiannya. Aku percaya bahwa keyakinan itu harga mati dan tidak bisa ditukar dengan apapun. Ketika seseorang yakin bahwa dia akan bisa mencapai suatu hal dan berjuang keras untuk mencapai hal tersebut, cepat atau lambat pasti dia akan mendapatkannya. Lewat kejadian ini aku semakin diteguhkan lagi bahwa sejatinya tempat menaruh harapan adalah Tuhan semata. Harap kepada manusia, kecewa yang didapatkan. Harap pada Tuhan, sumber kekuatan. Dia tak pernah ingkar janji, selalu memberi yang terbaik pada umatNya. Aku juga diajarkan akan arti kesabaran. Sabar menunggu akan waktu Tuhan. Percaya kepada Tuhan berarti termasuk percaya kepada waktu terbaik yang sudah Dia rancangkan untuk kita.
Selamat berkarya kakakku Natasya Sarah Mountina. Ini adalah pintu masuk untuk mencapai impian-impian selanjutnya. Aku percaya Tuhan selalu bersamamu dan akan menjagamu selalu. I'm gonna miss youuuu :''')

Here I post our picture in the car while we were waiting for our mom finishing her business :p
My blood, aishiteru ! :*

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Senin, 21 Mei 2012

Rindu

Pernahkah kau merasakan sepi di hati?
Pernahkah kau merasakan rindu yang begitu dalam tetapi tak bisa kau sampaikan?
Berkomunikasi sudah tak seharusnya dilakukan..
Menangis menjadi jawaban..
Kusematkan doa pada Tuhan memohon tuk menjaganya selalu..
Memberi dia kebahagiaan dan kebaikan..

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Kamis, 26 April 2012

Low ebb

Moving on is not as easy as people said. Trying to open my heart to get to know each other, but it always ends up with nothing. The story about the latest one, founding he keeps loving his ex and doesn't have compassion to fall in love again with the other woman untill his ex found someone is such a sign from God. He is not the one.
I've been trying to get to know each other with many guys. Why does it always end up with nothing? Why does he move so easily while I'm here so miserable waiting for the one?
I don't know about what might happened in tomorrow, the next two days, next week, next year. This is kinda low ebb. Should I give up?


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Rabu, 25 April 2012

Dad, I love you..

Hari ini Mas Aris dialihtugasin buat nganter kakak ke dua perusahaan buat kepentingan wawancara kerja. Kenapa harus dianter, soalnya kakak setelah tes harus ke bandara. Dia harus ke Jakarta dlm rangka menghadiri job fair yang diadain oleh salah satu grup perusahaan media di Indonesia. Dan berhubung Ayah saya adalah ayah yang sangat bertanggungjawab dan sangat sayang sama anak-anaknya, saya pun dianterin ke kantor hari ini. Kenapa saya ga nyetir sendiri? Karena mobilnya mau dipakai sama Ayah saya. Ahay, dianterin ke kantor sama Ayah itu nyenengin banget rasanya. Priceless. Promise soon I'm gonna make you proud. Love you Daddy! :*
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT